Banjar – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus menekan peredaran narkoba, tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, serta Satpol PP menggelar razia kos-kosan di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan pada malam hari dengan menyasar sejumlah rumah kos yang diduga menjadi tempat aktivitas mencurigakan.
Sasar Kos-kosan yang Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan
Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa identitas penghuni kos satu per satu. Tidak sedikit penghuni yang terkejut dengan kedatangan tim gabungan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh penghuni memiliki identitas jelas dan tidak terlibat aktivitas ilegal, terutama terkait penyalahgunaan narkoba maupun tindak kriminal lainnya.
“Razia ini adalah bentuk pencegahan. Kami ingin memastikan kos-kosan di Banjar tidak dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba, miras, atau aktivitas yang mengganggu ketertiban,” ujar salah seorang perwira kepolisian yang memimpin razia.
Temuan di Lapangan
Dari hasil razia, petugas menemukan beberapa penghuni yang tidak dapat menunjukkan identitas lengkap. Mereka kemudian didata dan diberikan peringatan tegas agar segera melengkapi administrasi kependudukan. Selain itu, aparat juga melakukan pemeriksaan barang bawaan penghuni, mulai dari tas, lemari, hingga kamar untuk mengantisipasi adanya narkoba maupun senjata tajam.
Meskipun tidak ditemukan narkoba dalam razia tersebut, aparat menegaskan kegiatan ini akan dilakukan secara rutin agar memberikan efek jera serta meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

Baca juga: Dugaan Perselingkuhan Oknum Dokter ASN, BKD Banjarmasin Bentuk Tim Khusus
Peran Satpol PP dan Pemerintah Daerah
Satpol PP Kota Banjar menegaskan bahwa pemilik kos juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan penghuni kos terdata dengan baik. Pemilik diminta proaktif melaporkan siapa saja yang tinggal di tempat usahanya kepada pihak RT/RW dan kelurahan.
“Jika ada pemilik kos yang lalai, tidak menutup kemungkinan akan dikenakan sanksi administratif. Semua ini demi keamanan bersama,” ungkap salah seorang pejabat Satpol PP.
Harapan Masyarakat
Warga sekitar menyambut baik kegiatan razia ini. Menurut mereka, beberapa kos-kosan memang sering menimbulkan keresahan, terutama karena keluar masuknya tamu pada malam hari tanpa pengawasan. Dengan adanya razia, masyarakat berharap suasana lingkungan menjadi lebih aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen Razia Rutin
Tim gabungan memastikan kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan akan digelar secara berkala dengan waktu yang tidak ditentukan. Langkah ini dilakukan untuk menekan ruang gerak pelaku kriminal dan penyalahguna narkoba yang kerap memanfaatkan kos-kosan sebagai tempat persembunyian.
“Ini langkah nyata kami dalam menjaga Banjar tetap aman. Ke depan, kami juga akan libatkan masyarakat dalam pengawasan agar semua lebih sigap menghadapi potensi ancaman kamtibmas,” tegas aparat kepolisian.



